suara banua news – BANJARMASIN, Kepala Sekolah SMPN 8 Banjarmasin, M.Jumberi , mengatakan sekolahnya sempat mengalami kekurangan guru pengajar. Kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, dirinya berharap ada arahan terhadap sekolah sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar tersebut.
” Harapan kami, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, ada memberikan arahan bagi sekolah sekolah yang masih mengalami kekurangan guru pengajar. Termasuk melakukan peninjauan terhadap sekolah sekolah yang memiliki sarana prasaranang yang kurang, “ ungkap M. Jumberi, diruang kerjanya , Senin (13/1/2020).
Dikatakannya, SMPN 8 Banjarmasin sebelumnya pernah mengalami kekurangan tiga orang tenaga pengajar, disebabkan 2 orang guru meninggal dunia dan 1 orang di lantik menjadi kepala sekolah di SMP lain.
” Yang jelas kekurangan guru studi, IPA, PPKN dan IPS, dan sangat berpengaruh pada proses belajar – mengajar,” terang Jumberi.
Untuk melengkapi kekurangan itu, pihaknya menarik tenaga guru honor, sehingga tidak terjadi kekosongan guru pengajar sampai berlarut –larut lamanya.
“Jadi dari dana Bos kita sisipkan untuk guru honorer tersebut,. Alhamdulillah sudah terpenuhi,” imbuhnya.***
fitriana handayani sbn

















