sbn-SAMARINDA, Demam panggung dan kurang percaya diri menjadi kendala utama yang paling sering dialami masyarakat saat berbicara di depan umum.

HAL ini terungkap dalam Talkshow Public Speaking yang digelar praktisi komunikasi dan pengembang SDM, Selamat Said Sanib, M.Sos, di Aula Kadrie Oening Tower Sempaja, Samarinda, Rabu (16/9/2026).


Kegiatan yang diikuti 40 peserta dari kalangan pelajar, madrasah, dan masyarakat umum ini memetakan urutan kesulitan berbicara: gugup/demam panggung di posisi pertama, diikuti kurang percaya diri, lupa materi, hingga kesulitan menyusun kata.

Aspek teknis seperti getaran tubuh, pengaturan suara, dan menjawab pertanyaan spontan juga menjadi tantangan yang dibedah mendalam.

Selamat Said Sanib, yang juga Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kaltim, menegaskan kunci utamanya: “Public speaking itu hanya dua hal, penguasaan materi dan penguasaan diri.

Dalam sesi tersebut, dia memperkenalkan teknik Brain Gym untuk meningkatkan fungsi otak dan rasa percaya diri, serta konsep “100 Kata Beribu Makna” yang telah dipuji pakar komunikasi nasional.

Perjalanan beliau dari aktivis menjadi pembicara yang membangun semangat bangsa turut mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Widyaswara BPSDM Kaltim Vico Januardhy, MA.

Salah satu peserta, Sirrul Bariah, M.Pd., dosen FKIP Unikarta Tenggarong, mengaku mendapat pandangan baru: “Saya datang dengan grogi, pulang dengan paham, public speaking itu bukan soal pintar ngomong, tapi berani berbagi.”

Acara ini juga dihadiri tokoh literasi Sulaiman, M.Pd., mempertegas bahwa kemampuan berkomunikasi adalah kunci penting dalam membangun kualitas bangsa.***