suara banua news- BANJAR, Komitmen bersama yang dicetuskan Bupati Banjar Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Said Idrus Al Habsyi, untuk menghapus status desa tertinggal menjadi desa mandiri di Kabuapten Banjar, telah terwujud.
SAAT apel peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarmasin, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menerima penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi RI Abdul Halim Iskandar.
Penghargaan ini, merupakan kado istimewa di HUT ke 74 Kabupaten Banjar, 14 Agustus 2024, bertepatan dengan HUT Provinsi Kalimantan Selatan ke 74.
Menurut penuturan Syahrialuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar, pada tahun pertama jabatan Bupati Banjar Saidi Mansyur, di Kabupaten Banjar, tercatat 49 desa ber status desa tertinggal dan belum ada desa yang berstatus mandiri.
Dengan komitmen bersama antara bupati, wakil bupati dan Setda Kabuapten Banjar serta SKPD untuk menaikkan Indek Desa Membangun (IDM), selama tenggang waktu tiga tahun, tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal.
![]()
” Alhamdulillah, desa sangat tertinggal sudah tidak ada. Desa berstatus tertinggal juga tidak ada. Yang ada desa mandiri sebanyak 86 desa,” terang Syahrialuddin.
Penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, termasuk masyarakat desa itu sendiri.
“Dilhat apa yang tertinggal di desa itu. Jika penyebabnya infrastruktur, ya kita benahi. Sehingga bisa mengangkat nilainya,” sambungnya.
Kemudian pihaknya juga melakukan koordinasi, dan evaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh desa bersangkutan.
“Ya, alhamdulillah penghargaan ini spesial untuk beliau. Mudah-mudahan ke depannya desa-desa yang ada ini bisa menuju desa mandiri semuanya,” lanjutnya. ***
lipsus sbn
![]()
![]()

















