sbn-MEKKAH, Di balik keindahan sulaman benang emas dan perak ayat‑ayat suci Al‑Qur’an yang membungkus Kiswah Ka’bah, terdapat sosok bernama Mukhtar Alam Shaqdar.
DIA menjabat sebagai kaligrafer utama yang bertanggung jawab penuh atas penulisan ayat‑ayat tersebut sebelum disulamkan pada kain penutup Baitullah.
Meski lahir dan besar di Arab Saudi, Mukhtar berasal dari keluarga berketurunan Bangladesh.
Jalan hidupnya menuju profesi bergengsi ini dimulai pada tahun 2002. Saat itu, dia dinyatakan lulus ujian khusus kaligrafi di Universitas Umm Al‑Qura, lalu resmi bergabung dengan Kompleks Pembuatan Kiswah di Mekkah.
Selama bertahun‑tahun berkarya, Mukhtar setia mempertahankan gaya kaligrafi klasik Tsuluts, gaya yang telah menghiasi Kiswah secara turun‑temurun, sambil terus menyempurnakan ketepatan proporsi dan keindahan setiap lekuk hurufnya.
![]()
Keistimewaan lain yang dibawakan Mukhtar adalah keberaniannya berinovasi: dia mengembangkan proses pembuatan Kiswah dengan memadukan teknik tradisional yang sakral dan alat bantu digital modern, sehingga hasil karya semakin akurat dan konsisten.
Atas dedikasi menjaga warisan suci Islam serta keahlian yang luar biasa, Mukhtar Alam Shaqdar akhirnya dianugerahi kewarganegaraan Arab Saudi sebagai bentuk penghargaan tertinggi dari negara.***


















