sbn-BARITO KUALA, Kondisi kabut asap akibat karhutla yang menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko ISPA mendorong Forkopimda Kabupaten Batola mengambil langkah nyata.
PADA Rabu pagi, 26 Agustus 2026, unsur pimpinan daerah bersama kepala SKPD turun ke lokasi strategis membagikan masker serta menyebarkan pemahaman tentang bahaya paparan asap, terutama bagi anak-anak, lansia, dan pekerja luar ruangan.
Berjalan kaki dari Kantor Pemkab Batola, rombongan menuju tiga sekolah di Marabahan sebelum berhenti di perempatan lampu merah untuk membantu pengendara dan warga sekitar.
Di SMAN 1, pesan digabungkan dengan ajakan kepada generasi muda agar ikut peduli dan mencegah karhutla sejak dini.
Para pimpinan daerah sepakat: perlindungan kesehatan lewat pemakaian masker harus beriringan dengan kesadaran tidak membakar lahan sembarangan.
“Kondisi ini harus disikapi serius. Mari kita lindungi diri bersama-sama sekaligus cegah api bermula dari kesalahan kita sendiri,” kata para pemimpin daerah dalam kesempatan tersebut.
Aksi berlangsung tertib dan diharapkan memperkuat sinergi warga dan pemerintah dalam menghadapi musim karhutla.***
ahim sbn


















