![]()
Suara banua news – MARTAPURA, Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batu (PD PBB) akhirnya sepakat untuk membuang sampah pasar ke TPA Cahaya Kencana dengan sejumlah kesepakatan.
SETELAH beberapa waktu lalu PD PBB dan Dinas Lingkungan Hidup berpolemik terkait pembuangan sampah pasar ke TPA Cahaya Kencana, akhirnya baik PD PBB dan DLH kabupaten Banjar menemui kata sepakat.
Dirut PD PBB Rusdiansyah mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah menyepakati bahwa mereka siap membuang sampah pasar mereka ke TPA Cahaya Kencana.
” Hal tersebut sudah saya ungkapkan dalam rapat dengan pihak BLUD Intan Hijau selaku pengelola TPA Cahaya Kencana, sekarang tinggal memantapkan koordinasi dan kesepakatan lebih lanjut saja ” paparnya.
![]()
Terkait jumlah besaran tarif yang di permasalahan oleh PD PBB, Rusdi mengaku hal tersebut masih dalam tahap negosiasi dan koordinasi intens. Karena PD PBB harus bisa melakukan uji petik tonase sampah pada saat kering maupun basah, agar nantinya bisa menemukan kapasitas minimun maupun maksimal.
![]()
” Yang jelas PD PBB dan BLUD Intan Hijau saat ini lebih mengedepankan solusi bukan malah memperpanjang masalah ” tandasnya.
Terkait kesiapan PD PBB membuang sampah pasar mereka ke TPA Cahaya Kencana dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Boyke W Triestianto saat dikonfirmasi tim suarabanuanews beberapa waktu lalu.
Dirinya memastikan bahwa BLUD akan bertanggung jawab penuh terkait permasalahan sampah di Kabupaten Banjar termasuk sampah hasil pasar milik PD PBB.
![]()
” Dengan setujunya PD PBB untuk membuang sampah mereka ke TPA Cahaya Kencana maka saya anggap masalah yang selama ini sempat mencuat kami anggap sudah selesai ” tukasnya.
Terkait masalah tarif yang menjadi inti permasalahan selama ini, menurut Boyke tidak bisa serta merta dirubah, karena sifatnya sudah berupa perbub dan perda maka segala perubahan perlu diusulkan dan harus kembali disetujui oleh DPR.
” Soal tarif kami tetap akan berusaha mencari solusi terbaik, yang penting saat ini kedua belah pihak fokus mencari solusi bukan malah menambah polemik, maka dengan begitu masalah kami anggap selesai ” tandasnya.***
![]()


















