SUARABANUANEWS – BANJAR, 1 ORANG dan 6 warga mengalami luka luka pasca menjadi korban dari ambruknya 4 buah unit rumah pada hari rabu Tanggal 26 Juni 2019 Pukul 14.30 Wita di perumahan Graha Karunia Lestari 3 Jl.Tatah Amuntai Ds. Pasar Kamis RT. 03 RW. 01 Kec. Kertak Hanyar Kab.

SUNGGUH NAAS, nasib warga yang menjadi korban dalam musibah ambruknya 4 unit rumah di Perum Graha Karunia Lestari 3 Kabupaten Banjar. Pasalnya dari informasi yang terakhir dihimpun tim suarabanuanews.com dilapangan, 6 dari 7 korban luka diantaranya adalah penghuni dari rumah yang ambruk tersebut.


Banjar telah terjadi kecelakaan kerja tukang saat melakukan perbaikan kantor pemasaran Perum Graha Karunia Lestari 3 yg dalam kondisi miring

Dari keterangan salah satu warga perum yang enggan disebutkan namanya menyatakan, pada pukul 11.00 Wita tukang yang bekerja di perum melakukan perbaikan kantor pemasaran yang saat itu dalam kondisi miring, perbaikan kantor dilakukan menggunakan alat dongkrak, untuk mengangkat bangunan kantor yang miring.

Namun sekitar pkl. 14.30 wita bangunan kantor pemasaran yang baru diperbaiki tersebut tiba tiba roboh dan menimpa bangunan rumah warga disampingnya.

” Tukang saat itu coba mendonkrak rumah yang miring tersebut secara manual dan seadanya, namun ternyata dongkrak yang ada tersebut tidak kuat dan akhirnya patah ” terangnya.

Dari insiden yang diklaim sebagai laka kerja tersebut terdapat kerugian personil dan materiil yaitu 7 ( tujuh ) orang warga mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dengan nama Ibu Annisa dan 4 org anggota kluarga sertabapak Guntur dan Ibu Maulina. Sementara untuk kerugian material yaitu 3 ( tiga ) unit rumah Rusak Berat/Roboh dan 1 ( satu ) unit rumah rusak ringan.

Dari keterangan warga lainnya Bangunan kantor dan gudang pemasaran tersebut miring kemungkinan karena bahan pondasi bangunan yang dipakai tidak layak ( tdk standart ) dan tidak kuat menahan beban materiil yang ada dalam bangunan ( Kantor pemasaran sekaligus gudang stok barang ).

Selain itu tukang yang bekerja tidak menggunakan alat bantu pengaman yang standart ( hanya mnggunakan dongkrak ).

Pasca musibah tersebut para korban Pkl. 14.30 wita Korban langsung dievakuasi ke RSU Ulin Banjarmasin, dan saat ini ada sebagian yang sudah bisa pulang sebagian lagi ada yang masih dirawat di rumah sakit untuk opname.

Kadis Perkim Kabupaten Banjar Mursal melalui Kabid Penyediaan Perumahan Perkim Kabupaten Banjar Rizqon mengungkapkan, terkait musibah ambruknya 4 unit rumah di perum Graha Karunia Lestari 3 tersebut, pihaknya sudah mengirimkan tim visual untuk mencek kebenarannya.

” Kami sudah mengirimkan tim kelapangan sekaligus mengumpulkan data data lain dilapangan ” terangnya.

Rizqon menambahkan selain mencek kondisi lapangan, pihaknya juga akan menelaah kembali terkait administrasi atau surat rekomendasi awal atas site plan perumahan yang diusulkan pengembang demi memdapatkat surat ijin pembangunan kawasan perumahan di Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banjar.

” Saat ini kami masih menunggu instruksi pimpinan untuk penelaahan kembali surat rekomendasi milik pengembang tersebut apakah sudah sesuai dengan spesipikasinya atau tidak ” tandasnya.*** (BS/AK/RHN)