SUARABANUANEWS – BANJAR, SALAH satu staff kantor pembakal Desa sei Bakung mendadak ” Gerah ” dan menegur staff lainnya saat tim suarabanuanews menanyakan soal sejauh mana realisasi penggunaan dana desa di wilayah Desa Sei Bakung.
Insiden kurang mengenakkan tersebut bermula saat tim lapangan suarabanuanews bertandang ke kantor Balai Desa Sei Bakung senin siang (19/08) kemarin untuk menemui pembakal yang saat itu tidak berada di tempat kerjanya yang mana kemudian diwakili oleh Sekertaris desa Wardi.
Saat ditanya terkait berapa realisasi penyerapan dana desa salah satu staff yang bernama Gapit Gempita Kabul yang hanya menjabat sebagai Kepala lingkungan 2 Balai Desa sei Bakung langsung memanggil staff yang mendampingi sekertaris untuk tidak terlalu banyak bicara dan membeberkan penggunaan dana desa tersebut.
Pasca insident tersebut, Sekertaris Desa Sei Bakung Wardi hanya bisa menjawab bahwa penyerapan dana desa tahun 2019 sudah pada proses tahap 3 atau akhir untuk 5 paket pekerjaan jalan lingkungan.
” Ada 5 paket pekerjaan di tahap akhir ini, untuk penyerapan akhir dana desa tahun 2019 ini ” singkatnya.
Wardi juga menambahkan, bahwa hanya itu informasi yang bisa mereka berikan kepada tim suarabanuan yang saat itu datang ke kantor balai desa tersebut.
Menyikapi sikap tidak cooperative salah satu staff balai desa sei bakung tersebut, Camat Sei Tabuk A Fauzi berharap hal tersebut tidak dipermasalahkan dan jangan diperpanjang.
” Tolong masalah ini jangan diperpanjang, jangan sampai akhirnya tidak berkesudahan ” harapnya.
Fauzi juga meminta sikap tidak sopan jajarannya tersebut dimaafkan dan dimaklumi, mungkin karena keterbatasan pendidikan atau kurangnya pendidikan etika sebagai seorang pelayan publik dan aparatur negara.***
penulus : budi setiawan
foto : budi setiawan


















