suara banua news – BANJARBARU, Dinas Diskominfo Kota Banjarbaru Asep Saputra menjelaskan, pengadaan 700 batang tiang untuk jaringan telekomunikasi untuk menambah PAD, Kota Banjarbaru, menyusul adanya sorotan warga yang mempertanyakan kejelasan fungsi sejak di pasang dua tahun lalu.

KONDISI ini tak di tampik pihak Diskominfo Banjarbaru, bahwa tiang jaringan tersebut hingga saat ini belum ada memberikan PAD buat Pemko Banjarbaru.


” Ya, benar. Tiang jaringan itu adalah milik Diskominfo Banjarbaru. Jumlah ada 700 barang dengan anggaran hampir Rp. 3 miliar”

” Saya akui, sejak dipasang akhir 2023 hingga April 2025, belum memberikan pemasukan bagi PAD, dari pengadaan tiang jaringan tersebut,” jelas Asep Saputra, Rabu 30 April 2025 di Banjarbaru.

Asep Saputra juga menjelaskan, dari 700 pengadaan tiang jaringan tersebut, baru 500 batang yang terpasang. Dan, 60 persen sudah difungsikan sebagai tiang jaringan untuk Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Jujur, memang belum ada hasilnya untuk pendapatan daerah. Ada 200 masih belum dipasang dan sementara disimpan kita titipkan di gudang di Jalan Barjad”

” Kondisinya sebagian sudah mulai berkarat. Nanti, jika mau ngecek silakan diatur jadwal bersama pegawai Kominfo,” kata Asep Saputra.

Di kesempatan itu, Asep Saputra juga menyampaikan, saat ini sudah ada 2 vendor dalam waktu dekat akan melakukan perjanjian kerjasama penyewaan tiang jaringan tersebut.

Dia juga kembali menegaskan, bahwa pengadaan tiang jaringan tersebut bertujuan pemasukan daerah, sesuai peraturan daerah dan telah terbitnya Perwali pada Februari 2025 lalu.***