suara banua news – MARABAHAN, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Peran Perusahaan Perkebunan Sawit Kabupaten Barito Kuala untuk Stabilitas Ekonomi dan Pangan” di Aula Bahalap Sekretariat Daerah Batola.

FGD ini mempertemukan pemerintah daerah, perusahaan kelapa sawit, dan organisasi kemasyarakatan untuk membahas peran sektor sawit dalam pembangunan berkelanjutan.


Kepala Kesbangpol Batola, Suyud Sugiono, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Perusahaan perkebunan sawit tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga harus aktif berkontribusi pada pembangunan daerah,” jelasnya.

Perwakilan dari PT. Putra Bangun Bersama, PT Barito Puteran Plantation, dan perusahaan sawit lainnya turut hadir.

Diskusi yang berlangsung aktif membahas kontribusi ekonomi sektor sawit, tantangan yang dihadapi, dan peluang peningkatan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan juga turut memberikan masukan. Sejumlah tokoh organisasi masyarakat turut hadir memberikan perspektif dari masyarakat.

Kesbangpol Batola berharap FGD ini akan memperkuat sinergi untuk menunjang stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di Barito Kuala.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.***
ahim sbn