suara banua news -BANJARMASIN, Rencana pengunduran diri Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih, Muhammad Ahdiat ST, mengejutkan banyak pihak.

INFORMASI ini terungkap dari penelusuran investigasi tim suara banua news. Ahdiat, yang baru menjabat sejak 16 Juli 2023, menyampaikan rencananya tersebut dalam rapat internal dengan pejabat struktural PAM Bandarmasih pada akhir Mei 2025. Pengumuman mendadak ini menimbulkan berbagai spekulasi.


Beberapa pihak menduga keputusan ini murni pribadi, sementara yang lain menduga adanya tekanan politik di baliknya.

Seorang pegawai PAM Bandarmasih yang enggan disebutkan namanya mengaku baru mengetahui informasi tersebut dari tim suara banua news.

Tim investigasi juga menanyakan mengenai tiga nama internal PAM Bandarmasih yang diisukan sebagai calon pengganti Dirut, namun pertanyaan tersebut tidak dijawab.

Surat pengunduran diri Ahdiat, menurut informasi yang diperoleh Tim Suarabanuanews.com, masih dalam pertimbangan.

Situasi ini mirip dengan kejadian setahun lalu ketika surat pengunduran diri Dirut diajukan saat Ibnu Sina masih menjabat Walikota Banjarmasin.

Mantan Dirut PAM Bandarmasih, Ir. Muslih Abdurrahman, mengaku terkejut dengan kabar tersebut.

Ia menyatakan tidak ada masalah krusial yang diketahui selama kepemimpinan Ahdiat, baik internal maupun eksternal, termasuk masalah hukum.

Muslih menjelaskan bahwa jabatan Direksi PAM Bandarmasih bersifat politis, sesuai PP 54 tahun 2017 tentang BUMD, dan dapat diganti sewaktu-waktu oleh Walikota berdasarkan evaluasi kinerja dari Dewan Komisaris.

Muslih menambahkan bahwa memimpin BUMD adalah tantangan tersendiri, yang mengharuskan pemimpin siap menghadapi tekanan dan bahkan pengorbanan.

Dia menekankan pentingnya integritas seorang pemimpin, menyerupakan pemimpin dengan seorang Raja yang tidak akan dihargai jika meninggalkan pasukannya di medan pertempuran.

Ketika dikonfirmasi, Muhammad Ahdiat ST hanya membenarkan telah bertemu dengan Walikota, namun menolak menjelaskan lebih lanjut, mengatakan hanya dirinya, Tuhan, dan Walikota yang mengetahui detail pertemuan tersebut.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PAM Bandarmasih maupun Pemerintah Kota Banjarmasin terkait isu ini.***
bs sbn