sbn- BANJARMASIN, Jembatan Dewi, salah satu jembatan tertua di Kota Banjarmasin, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perjalanan kota ini dari masa ke masa.
DIBANGUN pada tahun 1914 di era Hindia Belanda dan awalnya bernama Jembatan Coen, jembatan ini membentang di atas aliran Sungai Martapura, menjadi penghubung penting bagi masyarakat Banjarmasin.
Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, jembatan ini sempat diledakkan oleh Belanda sebagai bagian dari strategi pertahanan.
Namun, Jepang membangun kembali jembatan ini dan mengganti namanya menjadi Jembatan Yamato Bashi.
Seiring berjalannya waktu, nama jembatan ini kembali berubah menjadi Jembatan Dewi.
Nama ini diambil dari Bioskop Dewi yang terletak di dekat jembatan tersebut, menjadikannya sebagai landmark yang mudah diingat oleh masyarakat setempat.
Saat ini, kawasan Jembatan Dewi tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi dan wisata.
![]()
Pemerintah Kota Banjarmasin telah memprakarsai pembangunan kawasan kuliner kota tua di sekitar kawasan jembatan ini.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner khas Banjar serta mempromosikan wisata air di sepanjang Sungai Martapura.
Dengan adanya kawasan kuliner ini, kawasan sekitar Jembatan Dewi semakin ramai dikunjungi oleh warga lokal maupun wisatawan.
Mereka dapat menikmati berbagai macam hidangan khas Banjar sambil menikmati pemandangan sungai dan suasana kota tua yang khas.
Jembatan Dewi bukan hanya sekadar jembatan, tetapi juga bagian dari identitas dan kebanggaan Kota Banjarmasin.
Bioskop Dewi, yang namanya kini melekat pada jembatan tersebut, dulunya adalah tempat pemutaran film yang sangat populer di kalangan warga Banjarmasin.
![]()
Bioskop ini menjadi saksi bisu perkembangan dunia perfilman di Indonesia, serta menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat untuk menikmati hiburan.
Saat ini, kawasan sekitar Jembatan Dewi tidak hanya berfungsi sebagai penghubung transportasi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi dan wisata. ***



![Bupati Banjar bersama Forkopimda melakukan aksi bersih -bersih [Jumat bersih]](http://suarabanuanews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220909-WA0062-100x70.jpg)













