sbn-MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan Apel Gabunga di Halaman Kantor Bupati Martapura pada pagi hari. Plh Setda Banjar H Ikhwansyah bertindak sebagai Pembina apel bersama petugas dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip).
DALAM arahannya, Ikhwansyah membacakan sambutan tertulis Bupati Banjar yang menyoroti tiga hal utama yang perlu diperhatikan bersama: peningkatan tingkat kegemaran membaca masyarakat, pemerataan standarisasi perpustakaan, dan pengelolaan arsip yang lebih tertib.
Dia menyampaikan bahwa dari 758 perpustakaan yang ada di daerah, sebanyak 665 telah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), dengan 45 di antaranya telah memenuhi Standar Perpustakaan Nasional (SNP).
“Ini adalah progres yang baik, namun target kita tentu masih lebih tinggi dari itu,” jelasnya.
Di bidang kearsipan, Kabupaten Banjar meraih Indeks Kearsipan sebesar 83,30 dengan kategori “A” atau Memuaskan pada tahun 2025.
Pencapaian ini disebut bukan sebagai titik akhir, melainkan motivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola yang tertib, sistematis, dan berbasis digital.
Ikhwansyah juga menyambut baik transformasi digital melalui aplikasi SRIKANDI yang telah digunakan oleh 1.069 pengguna, meliputi 27 SKPD, 20 kecamatan, 13 kelurahan, dan 30 UPTD Puskesmas.
Dia meminta agar penggunaan aplikasi tersebut terus diperluas dan dioptimalkan.
Keberhasilan program-program terkait literasi dan arsip, tambahnya, membutuhkan sinergi lintas sektor, seperti Dinas Pendidikan untuk penguatan literasi di sekolah, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk mendukung tata kelola arsip dan literasi di tingkat desa.
![]()
“Meskipun kita menghadapi kendala keterbatasan SDM dan sarana prasarana, saya optimis dengan semangat gotong royong, budaya tertib arsip dan kemajuan literasi (gemar membaca) di Kabupaten Banjar akan dapat terwujud dengan maksimal,” jelasnya. ***


















