sbn-MARTAPURA, Langkah besar dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dan penanggulangan kemiskinan.
MELALUI Bapperida, Pemkab Banjar memperkenalkan inovasi bernama Sinergi Banjar, sebuah sistem terpadu yang dirancang untuk menyatukan seluruh data perencanaan dan penanggulangan kemiskinan di lingkungan pemerintah daerah.
Sosialisasi berlangsung dalam Rapat Koordinasi Pambakal se-Kabupaten Banjar yang digelar DPMD Kabupaten Banjar di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Rabu (29/9/2026).
Pambakal Labuan Tabu, Sahriannor, turut hadir bersama ratusan kepala desa lainnya dari seluruh Kabupaten Banjar.
Fara Hayani, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida, menjelaskan bahwa sistem ini hadir untuk menjawab masalah utama yang selama ini terjadi: data yang tersebar di berbagai instansi sehingga sulit disinkronkan.
“Dengan Sinergi Banjar, seluruh informasi sasaran, masalah, program, dan target dapat saling terhubung. Perencanaan menjadi lebih akurat, tidak tumpang tindih, dan benar-benar tepat sasaran,” kata Fara.
Para Pambakal memberikan apresiasi yang tinggi atas inovasi ini. Mereka juga menyampaikan harapan agar pemerintah desa ikut terlibat aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, sehingga program yang dirancang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
![]()
Diharapkan, Sinergi Banjar dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan desa, menjadikan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjar lebih efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sinergi Banjar (Sistem Terintegrasi Perencanaan Program Penanggulangan Kemiskinan) adalah sebuah inovasi sistem yang dirancang untuk memperkuat integrasi data dan keterpaduan program penanggulangan kemiskinan lintas sektor di Kabupaten Banjar. ***


















