![]()
suara banua news -MARABAHAN,
Pemerintah sudah meninggalkan paradigma lama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saatnya menyiapkan kesiapsiagaan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat guna mendapatkan solusi permanen.
KEGIATAN itulah yang kini dilaksanakan
Polres Batola bersama aparat kecamatan dan desa di Desa Jejangkit Pasar Kecamatan.Jejangkit Kabupaten Batola, Kamis (6/8/2020).
Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif, melalui Kapolsek Jejangkit IPTU Sumargono mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi antisipasi karhutla tim gabungan tersebut menindaklanjuti Kebijakan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta.
“Paradigma lama adalah memadamkan ketika kebakaran sudah terjadi. Kini upaya penekanan antisipasi karhutla melalui sosialisasi gencar kita lakukan,”ujar IPTU Sumargono.
Dan ini sesuai dengan program operasi kepolisian kewilayahan karhutla Intan 2020 yang dilaksanakan sejak tanggal 1 Agustus 2020 hingga 30 November 2020,sambungnya.
” Selain itu kegiatan ini juga untuk menjalin kerjasama dan kemitraan secara sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, Stakeholder dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan titik rawan Karhutla dan pemantauan akses air atau sungai, seandainya terjadi Karhutla, tandasnya.****
iberahim sbn


















