suara banua news- BATOLA, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Tabukan.

BANTUAN secara simbolis diserahkan oleh Bupati H. Bahrul Ilmi di Pasar Tabukan Raya kepada kepala desa dari sembilan desa yang terdampak, Rabu 14 Mei 2025.


Bupati Bahrul Ilmi mengungkapkan rasa syukur karena bantuan dapat disalurkan setelah banjir surut.

Bantuan tidak hanya diberikan di Tabukan, tetapi juga di Kuripan dan Bakumpai.

Ke depannya, Pemkab Batola akan berupaya meningkatkan ketinggian rumah warga yang terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan berupa sembako, termasuk beras, mi instan, minyak goreng, ikan kaleng, gula, kopi, teh, dan air mineral.

Selain bantuan langsung, Pemkab Batola juga mengalokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat banjir, seperti jalan desa, sekolah, tempat ibadah, dan penggantian bibit padi yang rusak akibat serangan hama tungro.

Perbaikan jalan akan diusahakan melalui APBD Perubahan 2025 dan APBD 2026, sementara kerusakan tanaman padi akan dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH).

Berdasarkan data BPBD Batola, sekitar 1.400 kepala keluarga di sembilan desa di Kecamatan Tabukan terdampak banjir.

Meskipun air telah surut, status tanggap darurat masih berlaku hingga 19 Mei 2025, dan akan dievaluasi selanjutnya.

Plt Kalak BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar, menambahkan bahwa bantuan juga telah dikirim ke Kuripan dan Bakumpai.

Rincian bantuan yang disalurkan:

– Kecamatan Tabukan: 10.290 kg beras, 2.058 kotak teh, 2.058 liter minyak goreng, 2.058 kg gula, 2.058 kaleng sarden, 514 dus mi instan, 2.058 dus air mineral, dan 2.058 bungkus kopi.

– Kuripan: 7.160 kg beras, 1.432 kotak teh, 1.432 liter minyak goreng, 1.432 kg gula, 1.432 kaleng sarden, 358 dus mi instan, 1.432 dus air mineral, dan 1.432 bungkus kopi.

– Bakumpai: 2.550 kg beras, 510 kotak teh, 510 liter minyak goreng, 510 kg gula, 510 kaleng sarden, 127 dus mi instan, 510 dus air mineral, dan 510 bungkus kopi.

Plt Camat Tabukan, Muhammad Nor, melaporkan bahwa banjir merendam 744 rumah, 3 musala, 2 masjid, 4 SDN, 1 SMPN, 1 Madrasah Tsanawiyah, dan 1 Madrasah Aliyah.

Banjir yang telah terjadi sejak 20 Januari 2025, dengan kedalaman mencapai 30-40 sentimeter pada puncaknya (14 April), juga merusak jalan Teluk Tamba-Muara Pulau (18 km) dan Jalan Tabukan Raya-Pantang Baru (4 km).

Beliau juga menyampaikan keprihatinan atas kerusakan sekolah-sekolah yang sebagian masih berlantai papan dan berharap adanya pemeriksaan dari instansi terkait.***
ahim sbn