![]()
Suarabanuanews – MARTAPURA, Jembatan penghubung antara 3 kecamatan di Kabupaten Banjar Roboh diterjang air Baah yang terjadi Rabu malam (4/02).
PERISTIWA, robohnya jembatan penghubung di Kampung Rejo Kecamatan Sei Pinang adalah meeupakan satu satunya akses penghubung warga desa yang ada di kecamatan Pengaron dan Sambung Makmur.
Robohnya Jembatan penghubung desa tersebut diduga kuat akibat tekanan arus air dan hantaman sampah kayu dan material berat yg terbawa arus, pasca hujan deras yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik Ricky Ferdianto melalui Kasi Kedaruratan Leo Khairunnisa BPBD Kabupaten Banjar mengungkapkan, pasca insiden tersebut belum ada permintaan dari pihak kecamatan untuk membuat jembatan darurat.
![]()
” Meskipun belum ada permintaan bantuan dari warga, kami tetap akan menyiagakan tim kami disana apabila memang ada warga yang memerlukan bantuan kami ” paparnya.
Leo menambahkan terkait permintaan bantuan logistik, pihaknya juga belum menerima permintaan, namun begitu pihaknya juga akan tetap siap siaga apabila tenaga dan bantuan mereka diperlukan, karena mereka juga mendapatkan laporan bahwa di sungai Jatibaru Kecamatan Pengaron juga ada jembatan putus.
” Dari informasi yang kami terima, curah hujan di Kalsel masih tinggi, dan diperkirakan puncaknya terjadi di pertengahan bulan Februari ini ” tandasnya.
![]()
BPBD sendiri saat ini tidak hanya melakukan pemantauan di daerah daerah rawan bencana namun juga mereka saat ini terus memantau debit air di Waduk riam kanan yang mana menurut mereka saat ini masih dalam kondisi aman.***
budi setiawan sbn
![]()
***


















