suara banua news – TANJUNG HARAPAN, Sebagian bibir ruas jalan milik Pemkab Batola di Desa Tanjung Harapan mulai menurun permukaannya, kendati sudah dilakukan penyiringan dengan kayu galam.

MENURUT KEPALA Desa Tanjung Harapan, Suriani, penyiringan dilakukan oleh pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, guna menahan permukaan bibir jalan terus longsor yang diketahui terjadi di tiga titik.


” Diduga longsornya dibeberapa titik permukaan bibir jalan akibat terdampak pengerukan sungai sekitar bulan Juli hingga Agustus 2022 lalu,” jelasnya, Rabu 22 Februari 2023.

Sementara itu ketua Asosiasi Kades Kecamatan Alalak, H. Meri Apriansyah, sangat prihatin dengan kondisi ini. Setidaknya penyiringan dilakukan dengan material yang kuat sehingga kondisi permukaan bibir jalan tidak mengalami kelongsoran.

Dirinya mengharapkan perhatian pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi ruas jalan tersebut, agar aktivitas warga tidak terganggu akibat terdampak pengerukan sungai tersebut.

Seperti diketahui sekitar bulan Juli hingga Agustus 2022, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III melakukan pengerukan aliran sungai yang terbentang dari beberapa desa termasuk Desa Tanjung Harapan dengan aliran sungai menuju ke arah Mandastana.***
iberahim sbn