suara banua news- BANJARBARU, Pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tahap pertama di kawasan komplek perkantoran gubernur Kalsel di Banjarbaru.
GEDUNG yang dibangun di atas lahan seluas 29 hektar dengan anggaran Rp. 48.785.726.000 dan dipercayakan kepada PT Wiratama Graha Raharja
Gedung DPRD Provinsi tersebut terdiri dari tiga lantai menggunakan konsep rumah adat tradisional khas Kalimantan Selatan atau rumah adat Banjar yakni Gajah Baliku.
Kepala dinas PUPR Kalsel, Ir Ahmad Solhan menjelaskan, pembangunan tahap pertama akan dilakukan di tahun 2024 meliputi pondasi dan struktur bangunan.
“Insyaa Allah di tahun 2025 nanti tahap kedua, kita usahakan dua tahap, total anggaran keseluruhan 264 miliar,” ujarnya.
Pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ini resmi ditandai dengan bunyi sirine yang ditekan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dengan Ulama Kondang Kalsel, yakni Guru KH Wildan Salman pada Rabu (5/6/2024) siang di kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK mengatakan, pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel merupakan suatu keharusan, mengingat Kota Banjarbaru sudah menjadi ibukota Kalsel.
“Gedung ini juga terdiri dari 65 ruangan, mana tau nanti kursi Kalsel bertambah kan,” ujar Supian HK.
Di samping itu, setiap anggota dewan akan memiliki ruangan masing-masing di gedung baru ini. Saat ditanya pemanfaatan gedung lama yang ada di Banjarmasin, Supian HK belum bisa memastikan gedung lama itu untuk apa.
“Nanti akan dirapatkan lagi itu untuk apa,” lanjutnya. ***
nr sbn


















