sbn- BANJAR, Dalam upaya mengatasi dampak banjir yang masih melanda beberapa wilayah, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali melakukan penyaluran bantuan logistik pada hari Kamis siang.

BANTUAN yang diberikan atas arahan Bupati H Saidi Mansyur ini menjangkau Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kecamatan Sungai Tabuk, dan Desa Tunggul Irang Ilir, dengan total keseluruhan mencapai 3.582 paket.


Dua tim khusus dibentuk untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Tim pertama yang diketuai Kepala DPKP Agus Siswanto menuju Kecamatan Cintapuri Darussalam dengan membawa 1.077 paket bantuan.

Bersama dengan unsur terkait seperti Dinas Kesehatan, RSUD Ratu Zalecha, dan DPRD Kabupaten Banjar, tim tersebut menyebarkan bantuan ke sejumlah desa terdampak.

“Kehadiran kita di sini adalah bentuk bukti bahwa pemerintah tidak meninggalkan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan”

“Bupati sangat peduli dan berharap kondisi banjir segera membaik,” jelas Kepala DPKP Banjar.

Selama hampir tiga minggu penanganan banjir, Pemkab Banjar telah secara bertahap mendistribusikan bantuan ke berbagai titik.

Warga terdampak memberikan apresiasi yang tinggi; Pambakal Desa Benua Anyar menyatakan bantuan sangat membantu mengatasi keterbatasan akibat banjir, sementara Sekretaris Desa Garis Hanyar berharap bantuan dapat mencukupi kebutuhan harian masyarakat.

Warga Desa Sumber Sari, Wahyu, juga mengungkapkan rasa syukur dan doa untuk kesembuhan serta kelancaran tugas Bupati dan jajarannya.

Sementara itu, tim kedua yang dipimpin Kepala Dinas PMD M Hafidzh Anshari bergerak ke Kecamatan Sungai Tabuk dengan membawa 2.098 paket bantuan.

Selain sembako, tim ini juga menyediakan obat-obatan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Kedatangan tim disambut dengan antusias oleh warga yang telah menunggu sejak pagi hari.

Tak hanya kedua kecamatan tersebut, 107 paket sembako juga disalurkan ke Desa Tunggul Irang Ilir.

Semua langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Banjar untuk terus berada di sisi masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama menghadapi musibah banjir.***