sbn-BANJARBARU, Antrian truk yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) solar di SPBU AKR kawasan Jalan Trikora, dekat Masjid Agung Banjarbaru, setiap hari memakan separo badan jalan dan mengakibatkan kemacetan, terutama pada pagi hari.

WARGA mengeluhkan tidak adanya petugas kepolisian maupun dinas perhubungan kota yang mengatur arus lalu lintas.


Andi, salah satu warga Banjarbaru, menyatakan bahwa kondisi seperti ini terjadi setiap hari pada pagi hari.

“Jalan macet dan membahayakan pengguna jalan karena angkutan besar memakan bahu jalan,” jelasnya.

Dia juga mengutarakan keheranan mengapa tidak ada tindakan dari aparat keamanan meskipun hal tersebut jelas merugikan pengguna jalan.

Pengguna jalan lain, Iqbal, juga mempertanyakan sikap pemerintah kota Banjarbaru dan aparat kepolisian yang terkesan tidak menangani masalah yang hampir setiap hari menyebabkan kemacetan.

“Tidak hanya mengganggu pengguna jalan lain akibat macet, juga dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan,” ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya ratusan truk mengantri untuk mengisi solar mulai dari subuh sekitar pukul 06.00 WITA hingga pukul 10.00 WITA.

Selain itu, antrian truk tersebut juga membayar uang parkir antara 100 ribu hingga 150 ribu rupiah lebih.***
yulian sbn