sbn-FENOMENA, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini berada dalam fase aktivitas tertinggi tahun 2026. Per Minggu (6/9/2026), status tetap Level III (Siaga) dengan erupsi menerus yang berlangsung tanpa henti sejak Jumat malam lalu.
BERDASARKAN pantauan PVMBG, MAGMA Indonesia, dan BMKG, gunung memancarkan lava air mancur merah menyala secara terus-menerus.
Gempa tremor tercatat dengan amplitudo hingga 70 mm, disertai dentuman keras yang terdengar hingga jarak jauh.
Sebaran abu vulkanik terbawa angin ke dua arah: ke arah Timur Laut, Selatan menuju DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada ketinggian hingga 20.000 kaki; serta ke arah Barat Daya, Barat Laut menuju Lampung hingga Bengkulu pada ketinggian mencapai 50.000 kaki.
Eskalasi ini merupakan puncak dari peningkatan aktivitas yang dimulai sejak Juli 2026.
Pemerintah mengimbau warga tidak mendekati kawah dalam radius 3 km. Meski demikian, aktivitas erupsi saat ini tidak berpotensi memicu tsunami.***


















