sbn-JAKARTA, Kabar gembira datang dari Kabupaten Banjar! Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, sukses menempati peringkat Juara 2 Lomba Desa Pangan Aman Nasional Wilayah Regional Tengah Tahun 2026.

PENGHARGAAN bergengsi ini diserahkan langsung pada Selasa (20/10/2026) di Aula Gedung Bhineka Tunggal Ika, BPOM Jakarta Pusat.


Prestasi luar biasa ini bukan sekadar piala. Lebih dari itu, ini adalah pengakuan nyata atas komitmen kuat warga Desa Indrasari dalam menjaga ketahanan pangan yang sehat melalui pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA).

Program ini berdiri di atas tiga pilar utama: pangan aman di rumah tangga, jajanan terjamin di sekolah dan pasar, serta dukungan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting.

Keberhasilan ini lahir dari sinergi lintas sektor yang luar biasa, mulai dari partisipasi rumah tangga, lingkungan sekolah, pasar tradisional, hingga keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Desa Indrasari, Amat Yani, menyampaikan rasa syukurnya:

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Keberhasilan ini adalah kemenangan kita semua, seluruh warga Desa Indrasari”

“Penghargaan ini bukan milik pribadi, tapi buah dari kerja keras dan gotong royong seluruh elemen masyarakat yang telah sadar dan peduli terhadap pentingnya pangan aman”

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita untuk terus menjaga kualitas pangan di desa kita, dan semoga Desa Indrasari bisa menjadi inspirasi bagi desa lain: bahwa dengan kesungguhan dan kebersamaan, desa kecil pun bisa berprestasi di tingkat nasional”

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung langkah kecil ini menjadi karya besar.”

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, yang hadir langsung di Jakarta menyerukan agar semangat Indrasari menular ke desa-desa lain:

“Prestasi Desa Indrasari adalah kebanggaan kita semua. Ini membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, masyarakat desa mampu menghadirkan solusi terbaik untuk keluarganya sendiri”

“Pangan aman adalah hak setiap warga, dan Indrasari telah menunjukkan caranya. Mari kita jadikan ini motivasi bersama.”

” Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah desa dan masyarakat bersatu, hasilnya luar biasa”

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa inovasi di tingkat akar rumput mampu bersaing di panggung nasional”

“Semoga ini menjadi awal bagi lebih banyak desa di Kabupaten Banjar untuk terus berinovasi, dan menjadikan pangan aman sebagai budaya hidup sehat.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar, Hafizh Anshari, juga memberikan apresiasi tinggi:

“Selamat dan sukses untuk Desa Indrasari! Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat desa yang berfokus pada isu strategis seperti pangan aman dapat melahirkan keunggulan kompetitif”

“DPMD Kabupaten Banjar akan terus mendampingi dan mendorong desa-desa lain untuk belajar dari keberhasilan Indrasari, sehingga pangan aman bukan lagi sekadar program, melainkan budaya di setiap desa kita.”

Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama Wakil Bupati Said Idrus juga turut memberikan apresiasi yang tinggi.

Diharapkan, Desa Indrasari dapat menjadi desa percontohan demi terwujudnya visi “Pangan Aman, Keluarga Sehat, Banjar Maju”.***