suara banua news- BANJARMASIN, Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar bersama Lembaga Study dan Kajian Penyelenggara Negara (LSKPN) Banjarmasin melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemantapan wawasan kebangsaan dan pembinaan desa sadar hukum dalam pencegahan radikalisme dan terorisme serta tindak pidana korupsi.
BIMTEK ini diikuti Aparatur Pemerintah Desa (APD) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Hotel Best World Kindai, Banjarmasin.
Di hadapan peserta bimtek, Bupati Banjar Saidi Mansyur mengatakan, bangsa bimtek ini adalah sarana penting untuk menekankan sikap cinta tanah air, semangat bela negara dan mempererat persatuan serta kesatuan bangsa.
Diingatkan Saidi Mansyur, bahwa masalah radikalisme ini tentunya menjadi perhatian semua pihak. Walaupun selama ini kita sudah menjaga dengan baik bersama TNI.
Ancaman bahaya radikalisme ini, bisa terpapar terhadap orang tua bahkan anak anak tanpa disadari. Oleh karenanya, hal ini perlu diwaspadai bersama.
Dengan bimtek ini, para peserta bisa menjaga persatuan dan kesatuan.sehingga pencegahan radikalisme bukan hanya dari aparat penegak hukum, tetapi juga dari diri sendiri.
” Semoga ini bisa kita implementasikan bukan hanya teori saja. Tetapi bisa diterapkan oleh saudara saudari,” pesan bupati.
Sementara Direktur Pendidikan dan Latihan LSKPN Banjarmasin Jonis Martin Siddiqin menyampaikan, bimtek ini berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2024.***


















