suara banua news -MARTAPURA, Ratusan jamaah memadati ruang induk Masjid Syia’rush Shalihin Martapura, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 1446 Hijriyah.
BERSAMA ratusan jamaah, nampak hadir Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan wakil bupati H. Said Idrus Alhabsyi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam tausyiahnya, Habib Jindan bin Novel menjelaskan, makna maulid adalah momen perayaan, mengekspresikan kegembiraan atas kelahiran makhluk termulia serta wujud penghormatan kepada Rasulullah.
Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak bacaan manaqib nabi yang terdapat di kitab Maulid seperti Barzanji, Ad Diba’i dan Simtud Durar.
Apalagi dibacanya pada bulan Rabiul Awwal, yang juga bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
” Kita tidak hanya bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga bersyukur atas teladan, jalan hidup dan tuntunan yang dibawa Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Banyak H. Saidi Mansyur mengungkapkan rasa syukurnya bisa berhadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Syia’rush Shalihin.
” Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dilaksanakan setiap tahun, adalah wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW”
![]()
” Oleh karenanya, kita harus selalu meneladani pribadi dan kehidulan Rasulullah SAW,” jelas Saidi Mansyur.
Sebaik baiknya contoh adalah meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, karena di dalam diri beliau terdapat Uswatun Hasanah.
Kepribadian Rasulullah SAW, bukan hanya sosok yang menakjubkan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi manusia hingga akhir zaman,” lanjutnya. ***

















