suara banua news- MARABAHAN, Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) H. Bahrul Ilmi, bersilaturahmi dengan ratusan pekerja kebersihan, Jumat 7 Maret 2025.

DI KESEMPATAN ini, bupati Batola ini berjanji akan lebih memperhatikan kesejahteraan mereka. Karena mereka kebersihan dan lingkungan kota Marabahan dan sekitarnya, terjaga.


Pertemuan penuh keakraban dan kegembiraan ini, Bupati H. Bahrul Ilmu mendengarkan dengan serius beberapa keluhan yang disampaikan petugas kebersihan kepada dirinya.

Para petugas kebersihan ini menyoroti beberapa masalah yang sering mereka hadapi di lapangan, seperti overload TPS, perlengkapan yang kurang memadai, bahan bakar armada angkutan sampah, dan persoalan lainnya

Mendengar atas keluhan itu, Bupati H. Bahrul Ilmi, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Batola, telah menyadari pentingnya peran petugas kebersihan dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan, serta kesehatan masyarakat secara umum.

“Yang penting semua petugas kebersihan ini harus tetap semangat dan saya akan memperjuangkan kebutuhan para petugas kebersihan”

” Karena keberadaan mereka, kabupaten dan juga kota kita bisa bersih. Jadi harus diperhatikan kesejahteraannya,” janji Bupati Barito Kuala.

Semua usulan yang diajukan oleh para petugas kebersihan, terutama terkait dengan peralatan kebersihan, akan segera direalisasikan.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan peralatan yang memadai agar para petugas dapat bekerja dengan lebih efektif dan efisien,” jelas bupati Bahrul Ilmi.

Tak lupa, bupati Batola juga menyampaikan apresiasi kepada petugas kebersihan yang telah menjaga
kebersihan lingkungan di Kabupaten Barito Kuala.

Demikian juga ucapan terima kasih ia sampaikan, atas dedikasi dan komitmen petugas kebersihan dalam menjalankan tugas penting ini.

” Jika dalam jangka enam bulan ke depan, ada perubahan yang sangat baik dalam hal kebersihan di Kabupaten Barito Kuala, maka pertemuan akan kita laksanakan lagi untuk yang kedua kalinya,” lanjutnya bupati.

Di kesempatan yang sama, wakil bupati Herman Susilo, mengingatkan petugas pengawas, mereka harus bertanggung jawab atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan anggota yang di bawahnya.

“Hal ini penting. Jadi jangan sembrono atau acuh tak acuh. Upayakan dulu keselamatan, kesehatan. Dan, yang terpenting adalah kesejahteraannya”

” Problema dalam rumah tangga yang dihadapi petugas kebersihan, harus di akomodir dan dicarikan jalan keluarnya,” pesan wakil bupati Herman Susilo.

Kepada pengawas secara khusus, wakil bupati meminta untukn rutin melakukan inspeksi alat perlengkapaannya Pre-start Check atau yang disebut P2H (Pemeriksaan dan Pengecekan Harian).

Hal ini sangat penting dilakukan sebelum memulai aktivitas untuk meminimalkan risiko kecelakaan, cidera, dan kerusakan peralatan.

Hal ini perlu dipahami, kedepannya perlu diberikan creative atau pengetahuan tentang keselamatan.

“Tentang persampahan ini, ke depannya nanti akan lebih banyak lagi dan lebih menantang lagi. Yang terpenting adalah jangan pernah merendahkan diri di bagian persampahan”

“Meskipun dalam benak kebanyakan dari kita akan mendeskripsikan sosok petugas kebersihan sangat identik dengan sampah, kotor, bau tidak sedap dan hal-hal yang justru berkonotasi buruk, tapi dengan adanya pian-pian inilah Kabupaten kita lebih indah dan mudah-mudahan ke depannya kita lebih sejahtera,” tutup wakil bupati Herman Susilo.***
ahim sbn / kominfo batola