suara banua news – BATOLA, Polda Kalimantan Selatan memberikan bantuan bibit ikan sebanyak 170 ribu. Bibit ikan tersebut akan dibagikan kepada 17 petani pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Batola, masing-masing menerima 10 ribu bibit ikan.

BANTUAN bibit ikan ini dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, dan mendorong upaya penurunan angka stunting denga cara memberikan makanan bergizi kepada anak anak.


” Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, serta upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Menurutnya, selain bibit ikan pihaknya juga memberikan bantuan 3 buah keramba ikan untuk tiga kelompok pembudidaya ikan.

Sementara dipilihnya Kabupaten Batola sebagai penerima bantuan bibit ikan, dikarenakan daerah ini banyak pembudidaya ikan yang hidup di pinggiran bantaran sungai.

Selain itu, Batola juga merupakan wilayah yang memiliki angka stunting tertinggi di Kalsel.

Sehingga, pihaknya berupaya menurunkan angka stunting di Batola dengan pencegahan pemberian makanan bergizi.

Program itu pun akan terus dilanjutkan Polda Kalsel di wilayah-wilayah lain nantinya. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum tersentuh bantuan.

“Ini kan bagian dari ekonomi biru yang menjadi kebijakan Presiden,” lanjutnya.

Di momen itu, pihaknya juga memberikan sembako 200 paket, bantuan anak stunting 100 paket, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara itu, wakil bupati Herman Susilo menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Batola dan Ditpolairud Polda Kalsel, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Batola menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian dari Ditpolairud Polda Kalsel melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi. Bantuan berupa bibit ikan, keramba, paket sosial, dan dukungan bagi anak-anak stunting sangat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas wakil bupati.

Tak lupa wakil bupati juga mengingatkan, pentingnya evaluasi dan tindak lanjut agar program yang telah dilaksanakan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dievaluasi secara berkala, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Batola,” kata wakil bupati.

Amrrullah, salah seorang pembudidaya ikan dengan sistem keramba apung, Amrullah, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan bibit ikan tersebut.

Dia berharap ke depan bisa mendapatkan bantuan berupa peralatan pembuatan pakan ikan, mengingat harga pakan saat ini cukup tinggi.

“Sangat terbantu dengan bantuan ini. Harapannya nanti bisa dibantu juga alat buat pakan ikan, karena harga pakan sekarang mahal sekal,” tuturnya. ***
ahim sbn