SUARABANUANEWS – BANJARMASIN, KETUA Persatuan Atlet Panahan Nasional Indonesia ( PEPANI ) Kalsel Gusti Iskandar menyatakan bahwa mereka tidak berani menjanjikan bisa menyumbang medali emas dalam Prapon 2020 mendatang.
Hal ini terungkap dalam acara Kejurprov Panahan Piala bergilir paman birin cup di stadion Lambung Mangkurat Bnjarmasin Jum’at sore 30 Agustus 2019 tadi.
Gusti Iskandar menyatakan Kejurprov ini adalah salah satu upaya mempersiapkan atlit mereka dalam menghadapi Kejurprov 2020 nanti.
![]()
” Saya berharap Kejurprov ini bisa menjadi tolak ukur atlit kami dalam dalam prapon nanti, saya tidak mau mengirim atlit yang asal asalan nantinya ” terangnya.
Gusti Iskandar menambahkan, bukan mereka tidak mau optimis, mereka hanya ingin bertindak realistis dengan tidak dulu menjanjikan bisa menyumbang medali dalam prapon nanti, namun lebih mengedepankan pembinaan dan pelatihan atlit agar lebih matang berkompetisi.
” Setelah ini kami berencana menggelar event lomba antar club supaya persiapan mereka dalam menghadapi Prapon nanti lebih mantap ” tegasnya.
Gusti Iskandar juga membeberkan, belum adanya pelatih atlit panahan di Kalsel yang belum memiliki sertifikasi nasional juga menjadi perhatian serius pihaknya untuknya lebih dimantapkan kedepannya.
” Bisa lolos dalam Prapon 2020 nanti kami sudah cukup bersyukur apalagi sampai mendapatkan juara ” tandasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kalsel Hermansyah menyatakan, demi mendukung cabor panahan di Kalsel kembali menggelora, pemprov Kalsel Akan mempersiapkan sarana dan prasarana cabor panahan di setiap kabupaten kota.
![]()
” Upaya tersebut bertujuan agar, cabor panahan bisa menjadi cabor unggulan lagi di Kalsel, dan tidak dipandang sebelah mata ” terangnya.
Dalam kejurprov piala bergilir Paman Birin kali ini atlit2 muda sudah mulai muncul, dan ini adalah cikal bakal bibit baru atlet panahan masa depan nantinya.
” Ini adalah pertanda bagus, dan kita harus menjaga dan terus membinanya agar kedepan bisa menjadi atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah ” imbuhnya.
Pemerintah Provinsi juga sampai saat ini masih konsisten melakukan pembinaan dengan masih memberikan reward bagi para atlit yang berprestasi, tidak hanya itu kedepan pihaknya juga akan mendatangkan Konsultan untuk pelatih agar bisa mendapatkan sertifikasi Nasional nantinya.
Kejurprov Piala Bergilir Paman Birin Cup tersebut diikuti oleh perwakilan cabor 13 Kabupaten Kota se Kalimantan Selatan dengan jumlah atlit 126 orang Untuk pelaksanaan 4-5 hari kedepan dengan katagori 30-50-70 meter. (BS)


















