sbn-MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Apel Kerja Gabungan di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (7/9/2026) pagi.
SEKRETARIS Daerah (Setda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea bertindak selaku Pembina Apel dan menyampaikan pesan-pesan strategis terkait pelayanan publik, peningkatan SDM, serta kepatuhan pajak.
Dalam amanatnya, Setda menegaskan apel bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah konsolidasi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Sebagai abdi negara, kita wajib terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata,” jelasnya.
Pemkab Banjar juga menyerahkan secara simbolis bantuan tugas belajar kepada dua tenaga medis daerah: dr. Tia Ajarida Laily (Spesialis Kesehatan Anak) dan dr. Muna (Spesialis Neurologi), keduanya di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.
Setda berharap ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan layanan kesehatan di daerah sehingga masyarakat tidak perlu selalu dirujuk ke luar Kabupaten Banjar.
Selain itu, Setda menekankan pentingnya kemandirian finansial daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dia meminta seluruh ASN menjadi pionir kepatuhan pajak terlebih dahulu sebelum mengajak masyarakat luas. “Pastikan diri, keluarga, dan institusi telah memenuhi kewajiban pajak. ASN mutlak wajib menjadi panutan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Setda resmi meluncurkan program “Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor” di lingkungan Pemkab Banjar, kolaborasi bersama Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, Samsat Martapura, dan Jasa Raharja.
Program ini diharapkan mempermudah, mempercepat, dan mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat.
Acara ditutup dengan penyerahan notice pajak/STNK secara simbolis kepada Kepala Bapenda Provinsi Kalsel, menandai dimulainya gerakan kepatuhan PKB di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.***


















