sbn-MARABAHAN, Sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat menjadi kunci utama terciptanya kesejahteraan rakyat.
HAL inilah yang disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Barito Kuala, Ustadz Andin Arif Munandar Nasa’i, saat menyoroti perjalanan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, berbagai program kerakyatan yang dijalankan pemerintah pusat, mulai dari penguatan pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan pangan, sangat selaras dengan apa yang diperjuangkan dalam Islam, yaitu terwujudnya kemaslahatan umat secara luas.
“Menjaga kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa adalah bentuk tanggung jawab moral bersama. Ketika pemerintah hadir di tengah rakyat, memenuhi kebutuhan dasarnya, maka itu bukan sekadar kebijakan negara, melainkan ikhtiar menegakkan kebaikan di muka bumi,” jelasnya.
Ustadz Munandar berharap, ke depan potensi besar Batola sebagai salah satu lumbung pangan di Kalsel dapat semakin didukung kebijakan strategis nasional, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan pemerataan pembangunan benar-benar terasa hingga ke desa-desa terjauh.
“Pemerintah perlu terus istiqomah. Evaluasi dan perbaikan harus senantiasa dilakukan, agar setiap kebijakan membawa berkah, mengangkat derajat kaum dhuafa, dan menyempitkan jarak ketimpangan sosial,” pesannya.
Di sisi lain, PCNU Batola menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah.
Dukungan doa, partisipasi aktif, dan pengawalan kebijakan yang berpihak pada rakyat akan terus dilakukan, demi terjaganya kedamaian dan kerukunan yang menjadi kekuatan utama masyarakat Batola.***


















