sbn- MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 di Aula Kantor Barakat Martapura.

KEGIATAN yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea ini diikuti oleh beragam pemangku kepentingan mulai dari perwakilan perangkat daerah, dunia usaha, Baznas, tim penanggulangan kemiskinan, para camat hingga unsur lintas sektor lainnya.


Dalam sambutannya, Yudi Andrea menegaskan kemiskinan bukan hanya masalah pendapatan rendah, melainkan juga keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan kebutuhan dasar lainnya.

Dia menekankan penanganan kemiskinan membutuhkan kerja sama terpadu seluruh pihak, bukan hanya dilaksanakan oleh satu atau dua instansi saja.

Tiga poin utama yang ditekankan yaitu pembenahan kualitas data perencanaan, sinkronisasi program antarinstansi, serta penyusunan Rencana Aksi Tahunan Penanggulangan Kemiskinan 2027 yang bersifat praktis bukan sekadar dokumen administrasi.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Fara Hayani menambahkan rakor ini berfungsi sebagai wadah evaluasi dan penyelarasan program agar bantuan tepat sasaran.

Menutup rangkaian acara, pemerintah daerah resmi meluncurkan SINERGI BANJAR, sistem terintegrasi khusus yang mempermudah pengelolaan informasi serta perencanaan program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjar.***