suara banua news – MARTAPURA, Bupati Banjar, H. Khalillurahman, “memastikan” kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banjar priode 2020 – 2025 mendatang.
HAL tersebut disampaikannya saat rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar, dengan agenda pendapat akhir fraksi-fraksi, dan pengambilan putusan terhadap peraturan daerah Kabupaten Banjar tentang perubahan ketiga atas Perda nomor 8 tahun 2011 Tentang Perizinan Tertentu, Senin (20/1/2020).
Padahal pada 12 Agustus 2019 lalu, saat rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Banjar, H. Khalillurahman, mengungkapkan tidak mencalonkan diri lagi sebagai bupati Banjar.
” Untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Banjar ini sebenarnya masih saya matangkan terlebih dulu,” ujar H. Khalillurahman, seakan tak menampik kabar soal kepastian pencalonan dirinya.
Penjelasan dirinya tersebut , sambung H. Khalillurahman, menyusul banyaknya aspirasi masyarakat Banjar, yang meminta dirinya kembali untuk memimpin Kabupaten Banjar selanjutnya.
” Banyak masyarakat yang berharap agar saya kembali meneruskan kepemimpinan sebagai bupati Banjar. Tapi, masih saya pertimbangkan,” dalihnya.
Khalillurahman juga mengaku, berdasarkan polling dirinya masih tinggi yaitu sekitar 65 persen. ” Yang jelas politik ini kan dinamis. Tinggal muncul, tidaknya saja lagi,” terangnya, seolah tak ingin ada persepsi lain soal komentarnya pada Agustus 2019 lalu itu.
Isu santer majunya H. Khalillurahman pada pilkada Kabupaten Banjar periode 2020 -2025 mendatang, dikabarkan akan diusung oleh Partai Gerindra ?
Fakta ini didukung berkunjungnya Ketua DPRD Kabupaten Banjar yang juga Ketua DPD Gerindra Kabupaten Banjar, yakni M Rofiqi, dirumah pribadi H. Khalillurahman, di jalan Perwira Kelurahan Tanjung Rema Darat Martapura,14 Januari 2020 sekitar pukul 18 Wita malam.
Sementara itu M Rofiqi, berdalih kedatangan dirinya ke rumah pribadi Bupati Banjar tersebut, dalam rangka silaturahmi dan sholat berjemaah.
” Kita terbuka terhadap setiap opsi, karena partai kita bersifat demokratis. Siapa pun yang melamar ke parpol kitakan tetap ditentukan. Pak Prabowo, dan kami pun tidak akan menghalang-halangi keputusan berdasarkan pertimbangan Dewan Pembina Pusat “
“ Baik dilihat secara elektabilitasnya, atau pun berdasarkan hasil survey dilapangan. Kita tetap akan mendukung dan semua mekanisme pasti dijalankan,” ucapnya.
Diakui Rofiqi, meski beberapa waktu lalu H.Khalillurahman, sempat menyatakan tak maju pada pilkada priode 2020 – 2025 mendatang. Namun, tingkat popularitasnya masih tinggi yakni, diperingkat satu sebagai bakal calon.
” Kalau kita berbicara penyataan bupati Banjar beberapa waktu lalu. Itukan hanya strategi politik untuk mengetahui siapa saja bakal calon yang akan maju pada pilkada priode 2020-2025 mendatang,” tandasnya Rafiqi.***
tim suara banua news


















