suara banua news- BATOLA, Tingginya intensitas air hujan selama tiga hari membuat kawasan pemukiman warga di kota Marabahan digenangi air hingga ke dalam rumah warga, Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 10.00 wita.

KONDISI ini membuat warga mengamankan barang miliknya agar tidak ikut terendam air, selain ada yang menangis dan berteriak juga ada warga yang lagi terbaring sakit tanpa.daya.


Beruntung dalam suasana kebingungan ada warga yang memiliki inisiatif melapor via hp ke tim posko evakuasi.

Menerima laporan tersebut, tim posko evakuasi yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, tenaga kesehatan, dan PMI segera mendatangi lokasi banjir dengan menggunakan speedboat guna melakukan evakuasi para korban ke pangungsian yang lebih aman.

Peristiwa banjir di Kota Marabahan ini merupakan penggalan narasi skenario simulasi dalam rangka kesiapsiagaan antisipasi bencana alam (banjir, puting beliung, dan tanah longsor).

Simulasi yang berlangsung di Siring Marabahan ini disaksikan Pj Sekdakab Batola H Abdul Manaf, Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, Kadishub Samsul Arifin, Kalak BPBD Sumarno, SKPD terkait dan jajaran kepolisian.

Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif mengatakan, simulasi yang dilaksanakan ini merupakan kelanjutan dari Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar, Rabu (11/11/2020) lalu.

Tujuannya, sebutnya, untuk melihat kesiapan personil, sarana prasarana, termasuk kecakapan para petugas dalam penanggulangan bencana di lapangan.

Terkait bencana banjir, kapolres menyatakan, terdapat 6 kecamatan yang berpotensi untuk diwaspadai yaitu Jejangkit, Mandastana, Tabukan, Bakumpai, Kuripan, dan Alalak.

Kepala Pelaksana BPBD Batola, Sumarno menyatakan, saat ini Batola sudah menetapkan status siaga darurat banjir, puting beliung, dan cuaca ekstrem sejak 2 November sampai 2 Pebruari 2020.

Sumarno mengimbau kepada masyarakat supaya terus waspada pada musim ini, mengingat saat ini berada pada musim peralihan yang rentan terjadi bencana puting beliung.

Kalak BPBD Batola ini mengatakan, jika terjadi hujan yang disertai angin kencang hendaknya bersiaga paling tidak keluar dari rumah.***
ahim sbn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here