sbn- MARTAPURA, Sebanyak 62 calon pambakal dari 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan menggelar acara deklarasi damai menyambut Pilkades Serentak yang akan digelar pada 22 Juli 2026.

KEGIATAN yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar ini berlangsung di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kamis (9/7/2026).


Momen inti acara ditandai dengan pembacaan bersama dan penandatanganan naskah deklarasi damai oleh seluruh calon pambakal yang hadir.

Langkah ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menjaga suasana tetap kondusif di sepanjang tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala desa, serta mewujudkan proses yang aman, tertib, damai, dan demokratis hingga hari pemungutan suara tiba.

Wakil Bupati Banjar, Said Idrus, dalam arahannya mengajak seluruh calon pambakal untuk senantiasa mengedepankan etika politik, saling menghormati, serta berkompetisi secara sehat dengan menawarkan visi, misi, dan program kerja yang nyata dan dapat diwujudkan demi kemajuan desa masing-masing.

“Hindari segala cara yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” kata Wabup Said Idrus.

Wabup pun berharap Pilkades Serentak 2026 ini berjalan lancar tanpa hambatan, serta mampu melahirkan pemimpin desa yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga.

“Semoga proses ini menghasilkan pemimpin desa yang tidak hanya dipercaya, tapi juga mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa serta pembangunan Kabupaten Banjar secara keseluruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea menegaskan bahwa menjaga kedamaian adalah tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat.

Setda Banjar ini, menekankan setiap calon harus mampu mengendalikan tim sukses dan pendukungnya agar tidak menimbulkan gesekan maupun konflik selama proses pemilihan berlangsung.

“Kami ingin ada kesepakatan dan komitmen yang kuat dari semua pihak agar pemilihan pambakal berjalan damai”

“Setiap calon bertanggung jawab penuh terhadap pendukung dan partisipannya untuk menjaga ketertiban dan kelancaran seluruh rangkaian acara,” kata Yudi Andrea.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, M Hafizh Anshari, menjelaskan bahwa deklarasi damai ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pilkades Serentak 2026.

Melalui pernyataan bersama ini, seluruh calon telah bersepakat untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa masing-masing.

“Deklarasi ini adalah wujud keseriusan kita bersama menjaga suasana kondusif, sehingga Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Banjar dapat berjalan aman, damai, dan mencerminkan kehendak rakyat yang sesungguhnya,” jelas M Hafizh Anshari.

Acara ini ditutup kembali dengan pembacaan dan penandatanganan naskah deklarasi damai sebagai pengukuhan janji seluruh calon pambakal untuk menjaga persatuan dan kedamaian selama tahapan Pilkades berlangsung.***
muji s