suara banua news -MARABAHAN, Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, menunjukkan komitmen serius dalam menangani dampak banjir rob akibat air pasang Sungai Barito yang melanda Kecamatan Kuripan.

KOMITMEN ini, bupati tunjukkan dengan melihat langsung lokasi terdampak banjir rob di Desa Jambu Baru, Asia Baru, Kuripan dan Tabatan Baru serta Tabatan.


Dengan menggunakan speedboat, bupati Bahrul Ilmi menyusuri wilayah-wilayah yang terendam dan menyatakan komitmen untuk merenovasi 1.268 rumah terdampak agar tidak lagi rentan terhadap banjir di masa mendatang.

“Pekerjaan rumah kami sebagai pemerintah daerah adalah merenovasi rumah sekitar 1.268 unit. Selanjutnya dibuat lebih tinggi lagi agar ke depan tidak terendam banjir,” kata bupati Batola ini.

“Kami berupaya sekuat mungkin dengan dukungan seluruh masyarakat untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses renovasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola akan berkoordinasi langsung dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami akan membuat analisis supaya BNPB juga dapat berkolaborasi dengan Pemkab Batola untuk merenovasi 1.268 rumah tersebut,” jelas Kalak BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar.

Dampak banjir rob yang merupakan imbas dari banjir besar di Kalimantan Tengah ini tidak hanya dirasakan di Kuripan.

Sejumlah desa di Kecamatan Tabukan dan Bakumpai, khususnya yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, juga mengalami kondisi serupa.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Batola menetapkan status Tanggap Darurat Bencana.

Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab), H. Zulkipli Yadi Noor, di Aula Bahalap, Marabahan, Jumat 2 Mei 2025.

“Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi di Kuripan, Tabukan, dan Bakumpai yang terkena musibah banjir, kami melakukan rapat koordinasi terkait kelayakan status tanggap darurat bencana,” kata Zulkipli.

“Akhirnya seluruh pihak sepakat menaikkan status tersebut, sehingga akan dilakukan tindakan-tindakan selanjutnya yang memang harus diambil,” lanjutnya. ***
ahim sbn