SUARABANUANEWS – BANJARMASIN, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin akan membuka pelayanan pembayaran Retribusi Pasar pada hari libur Sabtu Minggu hingga akhir tahun 2019 nanti untuk memenuhi target PADnya.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Bidang Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan dan Pasarnya Tercatat sampai dengan 26 des 2019 realisasi retribusi pasar sudah mencapai 98,37% dengan capaian sebesar Rp.7.183.937.163,- dari total target Rp.7.303.136.160.


Data lain menunjukan di tahun 2017 realisasi Retribusi pasar hanya tercapai 61,20% dari target 6,7 milyar rupiah, dan di lanjutkan pada tahun 2018 dengan prestasi pencapaian 101 % dari target 6,9 milyar rupiah.

Melihat hasil capaian yg belum maksimal dan mendekati target Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Kabid Bidang Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan dan Pasar Ichrom M Tezar berinisiatif untuk membuka pelayanan pembayaran retribusi pasar di libur akhir pekan hingga akhir tahun 2019 mendatang.

” Pelayanan di hari Sabtu dan minggu akan kami buka demi memaksimalkan hasil capaian kerja tim kami ” ucap Pria muda penuh wibawa tersebut.

Tezar menambahkan kerjasama tim dari bidang pasar yang cukup solid, kemudian kesadaran para pedagang dalam memenuhi kewajiban, Intensitas penertiban berupa penyegelan los/lapak pedagang yang diketahui menunggak pembayaran oleh satpol PP turut mengoptimalkan hasil capaian PAD tersebut.

” Upaya penindakan dan sosialisasi ini tidak lepas dari pemikiran kepala Dinas demi memaksimalkan kinerja Bidang bidang tugas yang ada di Dinas ” imbuhnya.

Lebih jauh Tezar juga membeberkan Sistem data pedagang saat ini sudah diperbaiki melalui aplikasi E-Limpas ( Layanan Informasi Pasar Berbasis Elektronik ) yang dimana sistem ini bisa meminimalisir data data pedagang, baik yang masih aktif maupun Fiktif.

Saat ini tercatat ada kurang lebih 500 data pedagang di 21 blok pasar yang sudah dilakukan pendataan dan pemetaan berbasis GIS dan sudah diintegrasikan kedalam Aplikasi e-Limpas , data tersebut ada yang double maupun kios/toko yang sudah tidak aktif yang nanti kedepannya akan dikeluarkan dari target proyeksi PAD

Tahun 2020 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin akan
melakukan pile project dengan sistem pembayaran retribusi pasar via online bekerjasama dengan salah satu perbankan di Kalsel.

” Uji coba nantinya akan kami lakukan di pasar baru, pasar baru permai, pasar malabar, dan pasar niaga yang mana pengelolaannya masih dibawah kendali Pemko Banjarmasin ” tandasnya.

Diharapkan dengan sistem baru ini, hasil capaian PAD dari sektor retribusi pasar bisa lebih optimal dan maksimal lagi.(bs)