suara banua news – MARTAPURA, Selama 6 bulan dana insentif untuk Pasukan Pengaman (PAM) Jalur, Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer di Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, khabarnya belum dibayarkan oleh pihak SKPD bersangkutan.

HAL INI pula yang memantik ‘ keluh kesah’ para PTT soal belum dibayarkannya hak mereka itu.


Soal khabar ini, salah satu PTT di Dishub Kabupaten Banjar yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, mestinya dana insentif sebesar Rp 80 ribu untuk satu hari dicairkan setiap pertriwulan.

” Untuk hal ini, kami hanya diberikan pinjaman. Artinya, dana insentif yang biasanya kami terima per triwulan masih belum dibayarkan. Namun hanya diberikan dana pinjaman,” jelasnya, melansir klikkalimantan.com, Kamis 10 November 2022.

Selain uang insentif PAM yang masih belum diterima, personel Dishub Kabupaten Banjar juga mempertanyakan honor penunjang pelaksanaan kegiatan razia yang juga tidak dapat dicairkan atau hangus?

“Kami sudah melaksanakan kegiatan razia yang digelar Dishub Kabupaten Banjar, sebanyak lima kali”

” Namun, dana yang dibayarkan cuman untuk dua kali kegiatan. Sisanya, sudah hangus sehingga tidak dapat dicairkan,” jelasnya lagi.

Sementara menurut sumber lagi, Kasi Keselamatan, Operasional dan Pengendalian Lalu Lintas Dishub Kabupaten Banjar, Eka Listiati memastikan tidak ada honor penunjang pelaksanaan kegiatan razia yang hangus.

Begitupun terkait dana insentif PAM Jalur sudah diselesaikan secara internal dengan menjelaskan semua kendala yang dihadapi.

“Memang dana insentif PAM Jalur ini biasanya kita cairkan per triwulan. Namun, saat triwulan kedua ada usulan penambahan anggaran untuk kegiatan PAM Jalur MTQ, sehingga tertunda. Rencananya akan dicarikan pada triwulan ketiga,” jelasnya

Disampaikan Eka Listiati, di tengah kesibukan pergelaran MTQ Nasional, pencairan dana kembali tertunda. Namun, pihaknya memastikan akan melakukan pencarian sembari menyusun laporan kegiatan PAM Jalur MTQ Nasional yang masih berproses.

“Karena usulan anggaran perubahan baru saja disahkan. Jadi, bagi PTT yang memerlukan dana pada triwulan kedua kemarin untuk sementara sebagian kita kasih pinjaman dana”

” Untuk triwulan ketiga baru saja berakhir. Jadi, untuk pencairannya nanti sekaligus dengan pencarian dana insentif PAM Jalur MTQ,” lanjutnya.***