sbn-JAKARTA, Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasarudin Umar, secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026.
KEPUTUSAN ini selaras dengan penetapan yang sebelumnya telah diumumkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Berdasarkan informasi yang ada, keputusan pemerintah ini juga sesuai dengan data perhitungan hisab yang disampaikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang menyatakan bahwa posisi hilal telah memenuhi kriteria imkanur rukyah atau dapat dilihat.
Hal ini menjadikan Idul Adha tahun ini berpotensi dilaksanakan secara serentak oleh pemerintah serta dua ormas Islam terbesar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.
Kesamaan penetapan ini dinilai sebagai momen penting yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam di tanah air dalam menjalankan ibadah hari raya.
Sementara itu, sehubungan dengan perayaan hari besar tersebut serta Hari Raya Waisak 2570 BE dan Hari Lahir Pancasila, Kantor Perwakilan Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah akan meliburkan pelayanan mulai tanggal 24 Mei hingga 1 Juni 2026.
KJRI Jeddah akan kembali beroperasi dan melayani masyarakat pada hari Selasa, 2 Juni 2026.
Dalam kesempatan ini, disampaikan pula doa agar seluruh masyarakat dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta umur panjang oleh Allah SWT sehingga dapat bertemu dan merayakan Idul Adha dengan penuh kebahagiaan dan ketakwaan.
Dari luar negeri, terdengar kabar unik datang dari Bangladesh. Seekor kerbau albino dengan ciri khas rambut berwarna pirang panjang diberi nama “Donald Trump”.
Hewan ini diketahui akan disembelih sebagai kurban dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.***


















