suara banua news- MARTAPURA, Pemerintah daerah Kabupaten Banjar dinilai belum serius dalam memberikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalanan, terutama di malam hari.

KETIDAKSERIUSAN itu tampak pada masih belum adanya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan KH Anang Sya’rani Arief Desa Melayu Ilir, padahal jalur ini merupakan penghubung untuk beberapa desa dari Kecamatan Martapura Timur ke Kecamatan Astambul.


Dari pantauan di lapangan, sepanjang jalur ini cukup berpotensi mengundang bahaya di malam hari, terlebih banyaknya lampu penerangan jalan yang mati.

“Sudah lawas (lama) jalan di kampung ini mati lampu jalanannya. Sampai saat ini belum di perbaikin,” kata mawardi, warga setempat, Kamis 19 oktober 2023.

Menurutnya, instansi terkait harus respon terhadap keluhan warga dengan secepatnya melakukan perbaikan. Bukan membiarkan kondisi jalanan gelap gulita.

Tak hanya pengguna jalan yang membutuhkan kenyamanan, namun di kawasan tersebut juga menjadi kawasan pusat keagamaan yang punya jadwal rutin beberapa kali dalam seminggunya”

” Disini ada banyak kegiatan majlis ta’lim yang rutin diakan beberapa kali dalam seminggu. Dan itu mengundang banyak orang atau jamaah. Kalau jalannya gelap gulita, tentu itu kondisi yang tidak nya man,” ungkap Mawardi.

Dia juga menjelaskan, kalau warga sudah meminta bantuan pihak PLN, namun karena itu menjadi tanggung jawab Pemkab Banjar, pihak PLN tidak bisa merespon keinginan warga tersebut.

Sementera itu, instansi terkait sudah dicoba dihubungi untuk dikonfirmasi. Namun belum bisa ditemui.***
gusdur sbn