suara banua news – TABALONG, Panen raya serentak bersama presiden Prabowo Subianto, terhubung melalui zoom meeting, HM. Noor Rifani, panen raya di Desa Pangelak Kecamatan Upau Tabalong, 7 April 2025.
BERSAMA Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, unsur forkopimda dan juga beberapa pihak terkait lainnya, bupati Tabalong panen padi di lahan seluas 17 haktar.
Panen ini, bukan hanya di lakukan secara simbolis dengan cara manual, tetapi juga menggunakan mesin panen padi combine
Sebelum memulai panen raya, H Fani, menyatakan, Sesuai visi misi bupati dan wakil bupati pihaknya berkomitmen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani.
Apalagi, penduduk Tabalong yang ada saat ini 60 persen atau kurang lebih 160 ribu jiwa merupakan petani dalam arti luas.
Sehingga prioritas program dan anggaran nantinya akan lebih banyak ditujukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan di bidang pertanian.
Dia mengatakan, sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan seluruh SKPD terkait dengan bidang pertanian dalam arti luas ini.
Di antaranya, menyiapkan data-data, baik itu terkait jalan usaha kebun, jalan usaha tani, irigasi tersier dan lainnya, agar bisa dilakukan peningkatan maupun perbaikan.
Selain itu, juga dilakukan pemberian bantuan bibit, alat dan mesin pertanian (Alsintan) maupun pelatihan bagi generasi muda yang akan mengoperasikan peralatan tersebut
” Soal pupuk, kami juga sudah berkomitmen supaya tidak ada terkendala dengan pupuk untuk petani,” jelas bupati.
Selain itu, saat ini juga sudah mulai dijalankan program Bela Tani (Beli Beras dari Petani) yang melibatkan seluruh ASN melalui dana zakat penghasilan masing-masing, sambungnya.
Tujuannya agar beras yang dihasilkan petani di Tabalong bisa terbeli dengan harga yang bagus, karena pembelian dilakukan di atas harga pasar.
Sedangkan beras yang dibeli ASN dari petani lokal ini akan dibagikan langsung ke masyarakat Tabalong yang tergolong kurang mampu, miskin dan dhuafa.
Ini sudah ada yang jalan di SKPD, dan diharapkan bulan depan sudah semuanya melaksanakan program Bela Tani ini, lanjutnya.
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPPTPH) Tabalong, H Fahrul Raji, panen raya kali ini dilakukan di lahan sawah tadah hujan.
Di hamparan sawah IP-100 dengan luasan 17 Hektar, dan nantinya setelah panen ini di lahan tersebut akan dilakukanIP-200 seluas 6 Hektare.
Sedangkan varietas padi yang ada di hamparan sawah yang dipanen itu terdiri dari, inpari nutri zinc, mekongga, ampar putih, IPB 9 G dan varietas lokal sendani.
Dengan berbagai varietas dan luasan lahan sawahnya itu maka produktivitasnya bisa mencapai 6,216 ton GKP atau gabah kering panen, jelasnya. ***
epli sbn
.


















