sbn-MARTAPURA, Program Kurma Manis atau Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju Mandiri Agamis yang digagas Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperluas jangkauannya hingga ke pelosok desa.

PROGRAM pinjaman modal tanpa bunga ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM, sektor pertanian, perikanan, hingga perdagangan, dan kini telah hadir di 19 dari total 20 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.


Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 hingga Mei 2026, program ini menjadi solusi utama bagi masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan keuangan formal.

Hingga tahap kelima pelaksanaan, sebanyak 1.139 nasabah telah menerima manfaat dari program ini, padahal jumlah pelaku usaha yang ada di Kabupaten Banjar mencapai lebih dari 67 ribu orang.

Penerima manfaat terbesar berasal dari sektor pertanian. Di pastikan ketersediaan dana pada tahun 2026 masih mencukupi dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkannya.

Untuk mendapatkan pinjaman, calon nasabah wajib mendapatkan rekomendasi dari tiga dinas terkait, yaitu Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan.

Setelah rekomendasi diterbitkan, pihak BPR akan melakukan survei kelayakan dan pencairan dana maksimal memakan waktu dua pekan jika persyaratan lengkap.

Pinjaman terbagi menjadi dua kategori, yaitu mikro hingga Rp 5 juta tanpa agunan, dan super mikro senilai Rp 5 juta sampai Rp 110 juta yang mewajibkan adanya agunan.

Syarat utamanya, pemohon berdomisili di Kabupaten Banjar dan usahanya sudah berjalan minimal enam bulan.***