suara banua news – MARTAPURA, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar dan organda serta pihak terkait, akan melaksanakan rapat bersama menyusul naiknya harga BBM yang berdampak terhadap naiknya angkutan kota dan desa.

RAPAT bersama ini rencananya akan membahas tarif angkutan kota dan desa.

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Herman Susanto mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi Kalimantan Selatan dalam menanggapi naiknya harga BBM bersubsidi yang dampaknya sangat dirasakan para sopir angkutan.


Herman juga menyebutkan, adanya kenaikan tarif angkutan kota dan desa yang itu merupakan hanya aksi perorangan bukan dari organda.

Sebelumnya sopir angkutan kota dan desa memutuskan untuk menaikan tarif angkutan sebesar Rp.1000 setelah adanya’ kenaikan BBM bersubsidi.****