suara banua news, BANJAR, Pihak kepolisian bertindak cepat dengan memberikan arahan kepada remaja yang diduga terlibat ‘pertengkaran’ sebagaimana di video yang beredar di media sosial.
KAPOLRES Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kapolsek Sungai Tabuk IPTU Sumari, mengumpulkan para remaja itu untuk duduk bersama dan memberikan arahan serta arahan, bahwa video yang menayangkan perkelahian, dan menjadi perhatian publik setelah tersebar luas di media sosial.
“Pihak sekolah menerangkan bahwa mereka telah memanggil orang tua murid dan memutuskan untuk mengeluarkan AN sesuai dengan aturan poin disiplin sekolah”
” Selain itu, upaya perdamaian antara AN dan GJ telah dilakukan, serta pihak sekolah berkomitmen agar kejadian ini tidak lagi mencoreng nama baik sekolah,” ungkap Kapolsek Sungai Tabuk IPTU Sumari, Sabtu 19 Oktober 2024.
Menindaklanjuti kejadian ini, Polsek Sungai Tabuk menggelar pertemuan dengan pihak sekolah, orang tua murid, dan Pemerintah Desa Sungai Pinang Lama dan pertemuan ini menghasilkan beberapa keputusan penting, tambahnya.
Beberapa keputusan penting tersebut diantaranya, perwakilan Sekolah, Ibu R menyatakan bahwa pihak sekolah akan mencatat secara khusus siswa yang terlibat dan tidak segan-segan memberikan sanksi. Termasuk pengeluaran dari sekolah jika kejadian serupa terulang.
Kemudian, perwakilan orang tua, sdr. H mendukung langkah sekolah dan sepakat bahwa anak-anak mereka akan menerima sanksi tegas jika melakukan kesalahan lagi.
“Selanjutnya, Kanit Reskrim, AIPTU Rodi Antoni menegaskan agar grup KMAB segera dibubarkan untuk mencegah terjadinya insiden serupa,” tandasnya.
Kemudian, Kanit Binmas, AIPDA Sugiarto mengingatkan, agar siswa melaporkan segala bentuk ancaman dari luar kepada pihak sekolah atau kepolisian.
.
Sementara, Kanit Intelkam, BRIPKA Mulyadi meminta agar tidak ada grup baru yang terbentuk di masa mendatang, dan jika ada, segera dilaporkan.
Polsek Sungai Tabuk juga akan berkoordinasi dengan Forkopimcam dan komite sekolah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap siswa.
Pihaknya juga memberi sosialisasi terkait bahaya perkumpulan yang mengarah pada perilaku negatif akan terus dilakukan, mengutamakan peran Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.
Berdasarkan investigasi Unit Intelkam Polsek Sungai Tabuk, terungkap bahwa perkelahian itu melibatkan siswa MTsN di Kabupaten Banjar berinisial AN dengan mantan siswa dari sekolah yang sama yakni GJ yang sebelumnya telah dikeluarkan dari sekolah.
Video tersebut direkam oleh teman mereka, MF, yang hanya bertujuan sebagai candaan dan ternyata viral di media sosial dan menjadi perhatian warganet.***
nr sbn


















