suara banua news – MARABAHAN, Komisi Pemilihan Umum (JPU) resmi membuka deglarasi kampanye pemilu damai 2024 yang diikuti tiga pasangan cabup- cawabup Kabupaten Barito Kuala, yakni H Bahrul Ilmi-Herman Susilo, H Rahmadian Noor-H Sumarji, dan Mujiyat-Fahrin Nizar.

PEMBUKAAN ditandai dengan proses penandatanganan dokumen oleh tiga pasangan calon. diikuti Penjabat Bupati Dinansyah, Kapolres AKBP Anib Bastian, Wakil Ketua DPRD Harmuni, serta perwakilan Kodim 1005 dan Kejaksaan Negeri Batola.


Deglarasi yang berlangsung di Aula Jamhuri Aisyah di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak, Jumat 11 Oktober 2024 malam, juga disaksikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto, KPU dan Bawaslu Kalsel, serta Forkopimda Batola.

“Tentunya kami menginginkan deklarasi bukan sekadar seremonial, tapi janji seluruh stakeholder, pasangan calon, dan pelaksana pemilihan untuk berkomitmen menjaga kedamaian,” kata Winarto.

“Pilkada tidak hanya momen penting dalam demokrasi, tapi manifestasi kepercayaan rakyat untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan,” sambungnya.

Kapolda juga memotivasi pasangan calon, partai pengusung dan pendukung untuk menunjukkan kepada daerah lain bahwa pelaksanaan Pilkada Batola 2024 berlangsung damai dalam perbedaan pandangan, partai dan pilihan.

“Bagaimanapun semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas Winarto.

Kapolda Kalsel juga memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk kegiatan yang bisa memicu gesekan atau perpecahan di masyarakat.

“Makanya kami meminta agar pasangan calon, partai pengusung dan pendukung mengajak masyarakat agar melihat perbedaan sebagai kesempatan belajar untuk tumbuh bersama,” lanjutnya.

Berikut poin deklarasi yang dibacakan dalam Deklarasi Pilkada Damai 2024 di Batola:

1. Berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

2. Menolak segala bentuk pelanggaran dan tindakan yang mengganggu pelaksanaan pilkada dengan alasan apapun.

3. Melaksanakan pilkada secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

4. Kami siap menerima hasil pilkada yang ditetapkan oleh KPU.

Sementara itu ketua Asosiasi Pemerintah Desa Kabupaten Batola, Meri Apriansyah, mengatakan,berkaitan dengan adanya deklarasi damai tiga paslon bupati dan wakil bupati Kabupaten Batola, sangat disambut dengan baik.

” Dalam menghadapi pilkada serentak 2024 kami seluruh kepala desa terdiri 195 Desa 6 kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Batola, akan tegak lurus dalam menjaga keamanan dan kelancarapan pelaksanaan pilkada 2024,” jelasnnya Meri Apriansyah.

Dan siapa pun nantinya paslon yang terpilih, maka itu yang terbaik untuk memimpin Kabupaten Batola dan harus di terima masyarakat, tandasnya. ***
ahim sbn.