suara banua news -MARTAPURA, Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga Dan Pariwisata (Disbudporapar) galakan 7 sapta pesona untuk kawasan religi di Kabupaten Banjar.

TUJUH sapta pesona itu meliputi, keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, Keindahan dan keramahan serta kenangan.


Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar Irwan Jaya mengatakan, kawasan kawasan wisata di Kabupaten Banjar yang bernuasa religius dikategorikan sebagai kawasan religi.

” Kenapa kita sebut kawasan religi tidak kawasan wisata? kita menghindari penyebutan wisata karena untuk kultur disini konotasinya ke arah hal hal negatif,” kata Irwan Jaya.

” Walaupun konsepnya kawasan religi, kita tetap mengedepankan bagaimana kawasan ini bisa tertata dengan rapi dan baik serta bisa melayani pengunjung atau penziarah dengan baik yaitu dengan 7 sapta pesona itu,”jelasnya.

Adapun makna dari 7 sapta pesona itu, antara lain :

1. Keamanan
Yakni kondisi dimana wisatawan dapat merasakan dan mengalami suasana yang aman, bebas dari ancaman, gangguan serta tindak kekerasan dan kejahatan.

2. Ketertiban
Yakni suatu kondisi yang mencerminkan suasana tertib dan teratur serta disiplin dalam semua segi kehidupan masyarakat baik hal dalam lalu lintas kendaraan, penggunaan fasilitas maupun dalam berbagai prilaku masyarakat lainnya.

3. Kebersihan
Yaitu kondisi yang memperlihatkan sifat bersih dan higienis baik keadaan lingkungan, sarana Pariwisata, alay perlengkapan pelayanan maupun manusia yang memberikan pelayanan tersebut.

4. Kesejukan
Yaitu tercipta nya suasana segar, sejuk serta nyaman yang dikarenakan adanya penghijauan secara teratur dan indah baik dalam bentuk taman maupun penghijauan di setiap lingkungan tempat tinggal

5. Keindahan
Yaitu kondisi yang mencerminkan Penataan yang teratur, tertib dan serasi baik mengenai prasarana, sarana, penggunaan tata warna yang serasi, selaras denga lingkungan serta menunjukkan sifat-sifat kepribadian nasional.

6. Keramahan
Yaitu sikap dan prilaku masyarakat yang ramah dan sopan dalam berkomunikasi, memberikan pelayanan serta ringan tangan untuk membantu tanpa pabrik.

7. Kenangan
Yaitu kesan uang menyenangkan dan akan selalu di ingat.

” Guna menerap kan 7 sapta pesona, kami mengedukasi dan sosialisasi kepada para pengelola pengelola kawasan religi”

” Kami akan mengundang para pengelola untuk ikut pelatihan bagaimana menjadi tuan rumah yang baik. Kemarin sudah ada beberapa pengelola kawasan religi yang kami berikan pelatihan,” jelasnya Irwan Jaya.

Pihaknya juga mendorong ekonomi kreatif, termasuk kawasan kawasan religi, yang ada penjual souvenir souvenirnya.

Selain itu ada juga yang jual tasbih, baju gamis dan lainnya.

“Nah kita lihat wisata religi yang di luar daerah seperti kesunanan mereka bisa berkembang ekonomi nya. Nah kita juga mau itu bisa terapkan di tempat kita,” ungkap Irwan Jaya.

Kalau ada banyak orang berkunjung ke Kabupaten Banjar, dan pengunjung pengen menbeli oleh oleh khas lokal?
Sedangkan pernak pernik nya mengambil dari Jawa. Alangkah bagusnya, punya sendiri bahan bakunya. Atau punya produk sendiri. ***
gusdur sbn