suara banua news -MARTAPURA, Ratusan warga Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar mendatangi gedung DPRD Kabupaten Banjar di Martapura, Selasa 14 Februari 2023 sekitar pukul 14.00 wita.
KEDATANGAN mereka ke kantor wakil rakyat tersebut untuk menyampaikan aspirasi meminta kepala Desa Tambak Anyar Ulu untuk mengundurkan diri dari jabatannya menyusul beredarnya foto mesum yang diduga dilakukan oknum kepala desa tersebu.
Ratusan warga ini langsung ditemui Ketua DPRD kabupaten Banjar H.Muhammad Rofiqi dan H.Abdurahman serta Camat Martapura Timur dan instansi terkait lainnya.
“Kami tentunya sangat kecewa sekali, karena lagi-lagi Pambakal tidak hadir. Kalau Pambakal hadir, tentunya permasalahan ini dapat kita selesaikan”
” Kalau Pambakal tidak hadir, artinya masih belum ada titik terangnya. Padahal pada kegiatan hari ini dilakukan pengamanan ketat oleh pihak kepolisian. Artinya, tidak masalah kalau Pambakalnya datang,” ujar Wahid salah satu smwarga Desa Tambak Anyar Ulu.
Karenanya, Wahid mewakili masyarakat Desa Tambak Anyar Ulu, Kecamatan Martapura Timur berharap, mediasi kembali digelar di tingkat desa. Diharapkan kepala desa bisa berhadir.
“Nanti akan diadakan mediasi lagi dengan tokoh pemuka agama di Desa Tambak Anyar Ulu. Kalau nantinya tidak didapati kesimpulan, apalagi Pambakal kembali tidak hadir, kemungkinan kita akan menggelar demo lagi,” sambungnya.
Sementara Guslan Camat Martapura Timur, memastikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) memastikan kemanan pelaksanaan mediasi selanjutnya, tanpa adanya tekanan atau intimidasi terhadap semua pihak.
“Kita usahakan mediasi yang akan dilaksanakan di tingkat desa melibatkan ulama berpengaruh di Desa Tambak Anyar Ulu, yang tentunya menjadi panutan warga disana,” jelasnya.
Kalau pun kembali terjadi dead lock dalam mediasi tersebut, lanjut Guslan, pihaknya mempersilakan masyarakat untuk menempuh jalur hukum, selama tidak anarkis.***


















