suara banua news-MARTAPURA, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Rakhmat Dhany menanggapi konten pornografi pelajar SMP di Kabupaten Banjar yang viral di media sosial.

MENURUTNYA, secara teknis dirinya belum mengetahui apakah UPT PPA Dinas Sosial P3AP2KB Banjar sudah bertemu dengan yang bersangkutan ataupun keluarga karena belum mendapatkan laporan.


“Tentunya kita harus berhati-hati mengambil langkah dan mempelajari informasi-informasi yang kami terima,” kata Rakhmat Dhany, disela acara peringatan hari anak national di Martapura.

Dia juga menyampaikan dalam sambutannya, kasus-kasus serupa rentan terjadi kepada anak.

Anak bisa menjadi korban atau pelaku, sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam mengambil langkah dan pendampingan, jelasnya lagi.

“Tentunya Pemerintah Kabupaten Banjar melalui dinas akan melakukan tugas sesuai dengan kewenangannya”

” Mudah-mudahan anak-anak ini bisa kita bimbing dan kita bina. Jika dia merupakan pelaku mudah-mudahan bisa kita arahkan ke hal yang lebih bagus jangan sampai melakukan aksi-aksi pornografi,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar video tindak asusila dua pelajar SMP di Martapura Kabupaten Banjar berdurasi 3 menit 39 detik mengenakan seragam pramuka.

Selain itu, beredar juga video serupa dengan mengenakan seragam sasirangan sekolah berdurasi 39 detik.

Saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Kepala Sekolah yang bersangkutan dan Kabid Pembina SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Ajidin Nor mengatakan kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pelajar yang bersangkutan dikembalikan ke orang tuanya (pindah sekolah).***
nr sbn