sbn-MARTAPURA, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar menggelar pembekalan konten kreatif bagi peserta Lomba Video Konten Literasi di aula kantor setempat, Selasa pagi.

KEGIATAN ini menjadi langkah strategis menjangkau generasi Z dan milenial untuk meningkatkan minat baca serta memperkuat budaya literasi di daerah tersebut.


Kepala Dispersip Banjar, Kencana Wati, menjelaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana melibatkan anak muda yang dekat dengan teknologi.

“Mereka memiliki kemampuan di bidang sinematografi dan komunikasi digital. Potensi itulah yang kami rangkul agar mereka aktif berkontribusi membangun budaya baca di Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan dan Pembangunan Literasi”, lomba ini diikuti lebih dari 100 peserta yang terbagi dalam kategori pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum.

Peserta diberi waktu satu bulan untuk menyempurnakan karya setelah mengikuti pembekalan, agar video yang dihasilkan unggul secara teknis sekaligus menyampaikan pesan literasi secara kuat dan kreatif.

Nanti, tiga dewan juri akan menilai seluruh karya dan memilih 10 terbaik yang berhak mendapatkan uang pembinaan.

Karya unggulan juga akan dikirim ke Perpustakaan Nasional di Jakarta, mengikuti jejak keberhasilan tahun lalu di mana perwakilan Kabupaten Banjar meraih prestasi tingkat nasional.

Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung akhir Juni mendatang.

Pembekalan sendiri difokuskan pada tiga aspek: penguatan teknis, standarisasi kualitas, dan promosi digital.

Materi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, serta perwakilan dari Polres Banjar yang membahas strategi konten efektif dan pembangunan merek di media digital.

Kasi Pembinaan Dispersip Banjar, Salhah, berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga melahirkan agen-agen literasi kreatif yang mampu menyebarkan semangat membaca di era digital.***