SUARA BANUA NEWS – BATOLA – SULITNYA mendapatkan gas LPG 3 Kg, dikeluhkan warga Desa Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupateb Barito Kuala ( Batola ). Hal tersebut diungkapkan Jahidi, kepada Suara Banua News.
Untuk mengatasi itu lanjut Jahidi, warga menggunakan kayu bakar dari limbah kayu yang banyak terdapat di Desa Ulu Benteng.
Agar dapur tetap ngebul, warga Ulu Benteng yang tidak kebagian LPG, beralih ke kayu bakar.
Selain harganya ditingkat eceran sudah mahal, barangnya juga sulit di dapatnya. Untuk mendapatkan 1 LPG 3 Kg, harganya bisa mencapai Rp 35 hingga Rp 40 ribu.
” Ironis lagi, harganya sudah mahal, LPG 3 Kg masih sulit didapatkan,” jelas Jahidi.
Jahidi juga mengatakan, jumlah LPG yang disediakan pangkalan sangat terbatas. Sehingga dalam waktu singkat sudah habis.
“Kayu bakar, menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi sulit dan mahal LPG 3 Kg”, imbuhnya Jahidi.( Iberahim)


















